Senin, 19 Desember 2011

Ergonomi Kognitif - Pemrosesan Informasi pada Manusia

Pemrosesan Informasi pada Manusia
a. Sensasi
Sensasi adalah: proses menangkap dan mendeteksi stimuli dengan menggunakan panca indera.stimulus dari bahasa latin adalah rangsang yang dapat di tangkap dan direspon oleh indera yang relevan.Normalnya manusia memiliki lima indera yang utama yang menerima stimuli sesuai dengan modalitas (sifat sensoris dasar) tiap – tiap indera yaitu mata,telinga,lidah,hidung,dan kulit.Sensasi diinterprestasikan secara unik oleh tiap – tiap orang dan membentuk suatu pengertian terhadap lingkungannya.Perbedaan penerimaan sensasi antara seseorang dengan orang lain disebabkan frame of reference yang berbeda,field of reference yang berbeda atau kapasitas alat indera yang berbeda.
 
Apapun definisi sensasi, fungsi alat indera dalam menerima informasi dan lingkungan sangat penting. Melalui alat indera, manusia dapat memahami kualitas fisik lingkungannya. Lebih dari itu, melalui alat indera lah manusia memperoleh pengetahuan dan semua kemampuan untuk berinteraksi dengan lingkungannya. Indera pertama dapat dikelompokan dalam 3 macam, sesuai dengan sumber informasi (rahmat, 2001). Sumber informasi dapat dari dunia luar (eksternal) maupun dalam diri individu sendiri (internal). Informasi dari indera luar oleh eksteroseptor (telinga, mata), sedangkan dari indera dalam oleh interoseptor (sistem peredaran darah).
b. Perhatian
Perhatian adalah proses mental ketika stimuli atau rangkaian stimuli menjadi menonjol dalam kesdaran pada saat stimuli lainnya melemah. Perhatian sebenaranya merupakan syarat untuk dapat terjadinya persepsi atau langkah awal persiapan akan kesediaan individu melakukan persepsi. Perhatian terjadi ketika kesadaran dominan pada stimuli tertentu atau dengan kata lain keaktifan jiwa yang diarahkan pada sesuatu objek baik di dalam maupun di luar dirinya. Pengertian lain mendifinisikan perhatian sebagai pemusatan atau konsentrasi dari seluruh aktivitas individu yang ditujukan kepada satu atau sekumpulan objek.
Daerah pertama adalah daerah yang benar-benar diperhatikan atau disadari sepenuhnya, namun disamping daerah pertama terdapat juga hal-hal lain yang samar-samar disadari yang disebut sebagai daerah peralihan ( daerah dua intermediate field). Sedangkan daerah tiga adalah daerah yang sama sekali tidak diperhatikan.
Syarat agar perhatian penuh tertuju pada suatu stimulus atau objek, adalah :
a. inhibisi : pelarangan atau penyingkiran isi kesadaran yang tidak diperlukan atau menghalangi kesadaran. Contoh jika sedang menghadapi ujian maka singkirkan segala ajakan nonton dan hura-hura agar perhatian tetap tertuju pada ujian
b. Appersepsi ; pengerahan dengan sengaja semua isi kesadaran termasuk tanggapan, pengertian dan sebagainya yang telah dimiliki dan bersesuaian dengan objek pengertian. Misal belajar tentang agama Hindu maka perlu mengerti tentang barang-barang peninggalan agama hindu seperti candi, arca dan sebaginya
c. Adaptasi (penyesuaian diri) ; penyesuaian diri dengan objek atau stimulus.
Berikut ini merupakan macam-macam jenis perhatian, antara lain :
a. Involuntary
adalah perhatian yang tanpa disengaja/ diluar kehendak. Ini memerlukan sedikit atau tidak usaha pada bagian dari seorang penerima. Suatu stimulus mengganggu kesadaran seseorang yang pada sesungguhnya dia tidaklah menginginkan hal tersebut. Dalam kasus ini, perhatian didapatkan pada basis dari intensitas dari stimulus itu, seperti; suara yang keras / bising, cahaya yang benderang, dsb.
b. Nonvoluntary
adalah perhatian yang tidak disengaja. Kadang – kadang disebut juga spontaneous attention / perhatian yang secara spontan terjadi bila seorang tertarik terhadap suatu stimulus dan melanjutkan untuk membayar perhatian terhadap stimulus itu karena hal tersebut menarik untuk dirinya. Dalam situasi ini seseorang baik menolak / melawan stimulus namun sekali perhatiannya tertarik, individu itu melanjutkan untuk memberikan perhatiannya, karena stimulus tersebut memiliki suatu keuntungan atau relevansi untuk dirinya.
c. Voluntary
Perhatian yang disengaja terjadi bila seseorang dengan sengaja/penuh kesadaran mengarahkan perhatian pada objek tertentu. Contoh : Orang yang baru saja membeli suatu produk, seperti automobile akan dengan sengaja memperhatikan pesan – pesan tentang mobil untuk menentramkan hati mereka terhadap ketelitian dalam mengambil keputusan membeli mobil tersebut.
Perhatian dipengaruhi oleh beberapa macam faktor baik itu dari luar (eksternal) maupun dari dalam (internal), berikut ini merupakan penjelasannya :
Faktor eksternal :
  1. Gerakan : manusia secara visual tertarik pada objek-objek yang bergerak. Kita tertarik pada display lampu yang berkerlap-kerlip daripada yang bersinar secara monoton
  2. Intensitas stimulus : manusia akan memperhatikan stimuli yang lebih menonjol, lebih besar dan yang lebih kuat.
  3. Kebaruan (novelty) : Hal-hal baru atau diluar kebiasaan akan membuat individu tertarik.
  4. Ulangan dari stimulus : Stimulus yang diulangi akan menarik perhatian dari pada yang tidak. Contoh bunyi klakson yang berulang-ulang akan menarik perhatian
  5. Kontras ; stimulus yang berbeda atau bertentangan dengan stimulus lainnya akan lebih menarik perhatian.
Faktor internal :
Perhatian adalah bersifat selektif artinya individu dalam memperhatikan sesuatu berdasar kan juga kehendak yang ada dalam jiwanya.
  1. faktor biologis adalah faktor berkaitan dengan kebutuhan manusia. Dalam keadaan lapar seluruh pikiran manusia akan tertuju pada makanan.
  2. Faktor sosiopsikologis yaitu faktor yang dipengaruhi akan kebiasaan, sikap dan kemauan.
c. Persepsi
Persepsi adalah:proses interpretasi terhadap stimuli yang diterima indera,yang menyebabkan kita menjadi subjek dari pengalaman kita sendiri atas pengertian terhadap lingkungan.Dalam menginterprestasikan sesuatu,otak mengunakan informasi sebelumnya yang telah disimpan.Uexkull mengajukan teori Umwelt yang menyatakan bahwa diantara dunia internal pikiran individu dan dunia di luarnya terdapat suatu pandangan yaitu kemampuan perseptual yang meyakinkan individu bahwa keberadaan dunia luar adalah seperti yang dikatakan oeh indra dan persepsinya yang diperoleh dengan menyimpulkan informasi dan menafsirkan pesan. Persepsi adalah memberikan makna pada stimuli inderawi (sensori stimuli). Sensasi adalah bagian dari stimuli. Walaupun begitu, menafsirkan makna informasi inderawi tidak hanya melibatkan sensasi, tetapi juga atensi, ekspektasi, motivasi, dan memori.
Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi antara lain :
a. Objek yang dipersepsi
Objek menimbulkan stimulus yang mengenai alat indera atau reseptor. Stimulus dapat datang dari luar individu yang mempersepsi, tetapi juga dapat datang dari dalam individu yang bersangkutan yang langsung mengenai syaraf penerima yang bekerja sebagai reseptor.
b. Alat indera, syaraf, dan pusat susunan syaraf
Alat indera atau reseptor merupakan alat untuk menerima stimulus. Disamping itu juga harus ada syaraf sensoris sebagai alat untuk meneruskan stimulus yang diterima reseptor ke pusat susunan syaraf, yaitu otak sebagai pusat kesadaran.
c. Perhatian
Untuk menyadari atau untuk mengadakan persepsi diperlukan adanya perhatian yaitu merupakan langkah pertama sebagai suatu persiapan dalam rangka mengadakan persepsi. Perhatian merupakan pemusatan atau konsentrasi dari seluruh aktivitas individu yang diajukan kepada sesuatu atau sekumpulan objek.
ciri – ciri umum persepsi antara lain :
· Modalitas
Rangsangan yang dapat diterima adalah yang sesuai dengan modalitas (sifat sensoris dasar) dari tiap – tiap idera manusia,misalnya mata hanya dapat menerima rangsang cahaya dan tidak dapat menakap bunyi
· Dimensi ruang
Dengan persepsi kita dapat mengatakan adannya ruang antara lain : atas-bawah jauh – dekat
· Dimensi waktu
Persepsi memiliki dimensi waktu,seperti cepat – lambat,tua-muda
· Struktur dan konteks yang menyatu
Objek atau gejala dalam lingkup persepsi manusia selalu berupa struktur yang menyatu dengan konteksnya.Kita melihat suatu benda tidak berdiri sendiri,tapi sebagai bagian dari lingkungannya,pada saat tertentu,ruang tertentu.
· Memiliki makna
Manusia cenderung mempersepsikan hal – hal yang mempunyai makna tertentu bagi dirinya atau yang ada hubungannya dengan tujuan yang dimiliki.
Secara garis besar terdapat 4 (empat) prinsip manusia antara lain:
· Otomatis
Proses pengorganisasian input sensori (rangsangan yang diterima ) terjadi secara otomatis,sesuai dengan informasi yang telah disimpan dalam memori otak dan kebiasaan orang.
· Selektif
Tidak semua informasi/sensasi yang diterima idera diolah oleh otak.otak memiliki keterbatasan kapasitas sehingga secara otomatis hanya informasi – informasi yang dianggap penting saja yang mengalami persepsi
· Kontekstual
persepsi tidak pernah lepas dari situasi saat itu,pengalaman masa lalu dan situasi yang akan datang.Seseorang yang berlatar belakang yang berbeda akan mempersepsi objek yang berbeda,demikian pula seseorang yang sama pada konteks yang berbeda akan memiliki persepsi yang berbeda.
· Kreativitas
Persepsi yang terjadi cenderung berbeda dengan realita karena adanya konteks yang menyertai persepsi.hal ini disimpulkan oleh Uexkull sebagai Umwelt Theory: yang kita ketahui sebagaimana ditangkap oleh indra kita.
Dari keempat prinsip di atas dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal.faktor eksternalnya meliputi: faktor biologis dan psikologi sedangkan eksternal yaitu ; gerakan intensitas stimuli,kebaruan ukuran dan perulangan.
d. Berpikir
Berpikir dapat didefenisikan sebagai manipulasi dari representasi mental atau informasi,menyederhanakan pengertian sebagai Thinking is what happens in attention and short- term memory across a stretch of time”yaitu: suatu proses yang terjadi dalam memori jangka pendek waktu yang tertentu. Suatu informasi akan dapat diseleksi dapat diorganisasikan agar lebih mudah dipersepsi dan direspon.pengorganisasian yang berlajut pada pengkatagorian yang memunculkan konsep. Suatu konsep sangat berhubungan erat dengan penalaran yang didefenisikan sebagai aktivitas mental untuk menggubah informasi menjadi sebuah kesimpulan.

e. Memori
Memori adalah pengulangan informasi dari waktu ke waktu.dalam memori tersimpan banyak informasi yang akan dipanggil kembali sesuai dengan waktu yang dibutuhkan.Dalam komunikasi Intrapersonal, memori memegang peranan penting dalam memengaruhi baik persepsi maupun berpikir. Memori adalah sistem yang sangat berstruktur, yang menyebabkan organisme sanggup merekam fakta tentang dunia dan menggunakan pengetahuannya untuk membimbing perilakunya . Memori melewati tiga proses:
1) Perekaman (encoding) adalah pencatatan informasi melalui reseptor inera dan sirkit saraf internal.
2) Penyimpanan (storage) adalah menentukan berapa lama informasi itu berada berserta kita, dalam bentuk apa, dan di mana. Pe
3) Pemanggilan (retrieval), dalam bahasa sehari-hari, mengingat lagi, adalah menggunakan informasi yang disimpan
Pemanggilan (retrieval) diketahui dengan empat cara :
a. Pengingatan (Recall), Proses aktif untuk menghasilkan kembali fakta dan informasi secara verbatim (kata demi kata), tanpa petunjuk yang jelas.
b. Pengenalan (Recognition), Agak sukar untuk mengingat kembali sejumlah fakta;lebih mudah mengenalnya.
c. Belajar lagi (Relearning), Menguasai kembali pelajaran yang sudah kita peroleh termasuk pekerjaan memori.
d. Redintergrasi (Redintergration), Merekontruksi seluruh masa lalu dari satu petunjuk memori kecil.
a. Memori sensori
Bekerja sebagai tempat penyimpan sementara (buffer) untuk menerima rangsang dari indera.Terdiri dari 3 saluran penyaring :
· iconic : menerima rangsang penglihatan (visual)
· echoic : menerima rangsang suara
· haptic : menerima rangsang sentuhan
Isi memori selalu diperbaharui setiap kali ada rangsang yang masuk, contoh : kita dapat mengetahui perubahan letak jari tangan kita yang digerakkan di depan mata kita. Informasi akan dilanjutkan ke memori jangka pendek dengan catatan hanya rangsang yang dibutuhkan saat itu, berupa perhatian pikiran pada salah satu dari sekian banyak rangsang yang masuk.
b. Memori jangka pendek
Memori jangka pendek/memori kerja bertindak sebagai tempat menyimpan data sementara, digunakan untuk menyimpan informasi yang hanya dibutuhkan sesaat. Misal : saat seseorang menghitung 35 x 6, mungkin orang itu akan mengalikan 5 dengan 6 dulu dulu baru kemudian 30 x 6. Untuk membentuk perhitungan seperti diatas diperlukan penyimpanan sementara untuk digunakan kembali kemudian. Memori dapat diakses dengan cepat ± 70 ms, penghilangan cepat ± 200 ms. Kapasitas memorinya kecil / terbatas. Ada 2 metode dasar untuk mengukur kapasitas :
· mengenali panjang dari suatu urutan yang dapat diingat berdasar penelitian, manusia mempunyai kemampuan mengingat 7 – 9 digit
· kemampuan untuk mengingat kembali ingatan yang baru dipanggil
misal : manusia akan mudah mengingat kata-kata ”spongebob and patrick”daripada kata-kata ”bee atr anu pith etr eet”
c. Memori jangka panjang
Memori ini diperlukan untuk menyimpan informasi dalam jangka waktu lama. Merupakan tempat menyimpan seluruh pengetahuan, fakta informasi, pengalaman,urutan perilaku, dan segala sesuatu yang diketahui. Kapasitasnya besar tidak terbatas, kecepatan akses lebih lambat ± 1/10 second, proses penghilangan pelan. Ada 2 cara menggali ingatan kembali dalam memori jangka panjang :
· episodic : urutan ingatan tentang kejadian
· semantic : memori yang tersusun berdasar fakta, konsep dan ketrampilan Informasi semantic terbentuk dari episodic
Model jaringan semantic :
o turunan : simpul akan membawa sifat induknya
o ada hubungan yang jelas antar bit informasi
o membuat kesimpulan berdasarkan sifat turunan
f. Motivasi
Motivasi adalah suatu proses dimana setiap orang atau individu diharapkan dapat menaikkan bahkan memaksimalkan dirinya agar menjadi lebih baik lagi.
Motivasi lebih diartikan sebagai tingkah laku yang mengarah ke tujuan. Ini didasari oleh 2 konsep dasar, yaitu kebutuhan yang berasal dari orang itu sendiri dan tujuan di lingkungan dimana orang itu berada. Dengan bentuknya yang paling mudah, motivasi diawali oleh adanya kebutuhan yang belum terpuaskan. Tujuan ditetapkan untuk memuaskan kebutuhan. Dan dilakukan aksi-aksi dalam proses pencapaian suatu tujuan. Tetapi pada saat terpuaskan, kebutuhan baru muncul dan terjadilah lingkaran berkelanjutan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar